1. IP Address
Fungsi: Alamat unik yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat di jaringan. Setiap perangkat di jaringan harus memiliki IP Address agar bisa saling berkomunikasi.
---
2. Network
Fungsi: Menunjukkan jaringan yang terdiri dari sejumlah perangkat yang terhubung dan saling bertukar data. Dalam konfigurasi IP, "network" menunjukkan blok alamat IP yang digunakan, misalnya 192.168.1.0/24.
---
3. Interface
Fungsi: Jalur fisik atau virtual tempat lalu lintas jaringan masuk dan keluar dari perangkat (misalnya, Ethernet, WLAN, atau Bridge). Interface menghubungkan perangkat ke jaringan.
---
4. DHCP Client
Fungsi: Mengatur perangkat agar bisa menerima alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Biasanya digunakan pada sisi perangkat yang menerima koneksi dari ISP atau router lain.
---
5. DHCP Server
Fungsi: Memberikan alamat IP secara otomatis kepada perangkat klien yang terhubung ke jaringan. Digunakan untuk memudahkan pengelolaan IP tanpa harus mengatur manual.
---
6. DHCP Setup
Fungsi: Proses konfigurasi DHCP Server di perangkat jaringan. Biasanya mencakup pengaturan IP range, gateway, DNS, dan durasi lease.
---
7. Routes
Fungsi: Menentukan jalur yang harus dilalui oleh paket data agar sampai ke tujuannya. Rute ini bisa statis atau dinamis, tergantung pada jenis jaringan.
---
8. DNS (Domain Name System)
Fungsi: Mengubah nama domain (seperti www.google.com) menjadi IP address (seperti 142.250.4.68), sehingga lebih mudah diakses oleh pengguna.
---
9. NAT (Network Address Translation)
Fungsi: Mengubah IP internal (private) ke IP publik agar perangkat dalam jaringan lokal bisa mengakses internet menggunakan satu IP publik. Contoh paling umum adalah masquerade.
---
10. Firewall
Fungsi: Melindungi jaringan dengan menyaring lalu lintas data yang masuk dan keluar berdasarkan aturan tertentu. Digunakan untuk keamanan dan kontrol akses.
---
11. SSID (Service Set Identifier) pada WiFi/WLAN
Fungsi: Nama jaringan WiFi yang ditampilkan saat perangkat mencari koneksi. SSID membedakan satu jaringan WiFi dengan yang lain.
---
12. Frekuensi Regulator Domain
Fungsi: Menyesuaikan penggunaan frekuensi WiFi berdasarkan aturan/regulasi di suatu negara atau wilayah (misalnya ID untuk Indonesia). Ini penting agar tidak terjadi gangguan dengan perangkat lain.
---
13. ETH1
Fungsi: Port Ethernet pertama di perangkat jaringan, biasanya digunakan untuk koneksi ke modem atau ISP.
---
14. ETH2
Fungsi: Port Ethernet kedua di perangkat jaringan, biasanya digunakan untuk menghubungkan ke perangkat lokal seperti switch atau komputer.
---
15. WLAN1
Fungsi: Interface nirkabel (wireless) pada router, digunakan untuk menyiarkan sinyal WiFi ke perangkat klien seperti HP atau laptop.
---
Kalau kamu ingin contoh penggunaan atau pe
ngaturan dari salah satu bagian ini (misalnya konfigurasi DHCP atau NAT di MikroTik), tinggal bilang saja ya!

.png)

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar